Bahasa lain Sekolah Menengah Atas bagaimana caranya sebuah organisasi dapat mengelola dan mengendalikan kompleksitas​

bagaimana caranya sebuah organisasi dapat mengelola dan mengendalikan kompleksitas​

Jawaban:

Lingkungan organisasi menurut Gareth R. Jones (1998:163) adalah suatu jaringan komplek mengenai perubahan kekuatan yang mempengaruhi cara organisasi itu beroperasi. Lingkungan adalah sebuah kemungkinan utama di mana organisasi harus berencana dan beradaptasi. Lebih jauh lagi, lingkungan adalah sebuah sumber ketidakpastian di mana organisasi harus berusaha untuk mengendalikannya. Setiap organisasi di industri mana pun ia berada, apakah berorientasi profit maupun nonprofit menghadapi tingkat ketidakpastian lingkungan, karena tidak ada organisasi secara sempurna mampu mengumpulkan secara internal semua sumber yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidupnya. Perspektif ekologi populasi yang disajikan oleh Stephen P. Robbins (1998:393), mengatakan bahwa “manajemen tidak dapat mempengaruhi lingkungan. Lingkungan ditangani sebagai suatu pemberian dan manajemen dianggap tidak mampu bereaksi terhadapnya”. Hal ini dikritik banyak ahli. Manajer mempunyai kebebasan mengenai strategi yang mereka pilih dan cara yang digunakan untuk mendistribusikan sumber daya organisasi. Disamping itu, organisasi yang besar dan kuat jelas mempunyai cara membentuk elemen penting di lingkungan mereka. Pembahasan ini dianggap sebagai kebalikan dari pandangan ekologi populasi. Organisasi besar secara konsisten memperlihatkan melalui tindakannya bahwa mereka bukan tawanan lingkungannya dan mereka memiliki cara mengurangi ketidakpastian terhadap lingkungannya. Mereka mengurangi ketidakpastian antara lain dengan memilih lokasi di negara-negara bagian yang serikat buruhnya tidak terlalu kuat/yang mempunyai tenaga kerja murah yang berlimpah, membuat usaha bersama untuk mengurangi persaingan, dan melobi pembuat undang-undang negara bagian maupun pemerintah federal untuk mendukung undang-undang yang menguntungkan mereka. Makin besar organisasi, biasanya makin banyak pula sumber daya, keterampilan, serta pengaruh yang dimilikinya. Strategi mengelola lingkungan bukan hanya tersedia bagi organisasi besar dan kuat, meskipun ukuran besar memang ada hubungannya dengan peningkatan kekuasaan untuk mengurangi ketidakpastian lingkungan. LANDASAN TEORI Menurut Gareth R. Jones (1998:164) lingkungan organisasi adalah seperangkat kekuatan di sekitar organisasi yang berpotensi mempengaruhi cara organisasi tersebut beroperasi dan akses untuk mendapatkan sumber daya langka. Sumber daya langka mencakup : • bahan mentah dan pekerja terampil yang diperlukan memproduksi barang/jasa; • informasi yang diperlukan untuk memperbaiki teknologi/ keputusan atas strategi bersaingnya ; • dorongan outside stakeholder seperti konsumen yang membeli barang dan jasa ; serta bank dan lembaga keuangan yang menyediakan modal. Kekuatan dalam lingkungan yang mempengaruhi kemampuan organisasi untuk mengamankan sumber daya langka ini meliputi juga : • persaingan dari pesaing atas konsumen; • perubahan cepat dalam teknologi yang mungkin mengikis keuntungan bersaing organisasi; dan • peningkatan harga input penting yang meningkatkan biaya organisasi. Organisasi berusaha mengelola kekuatan pada lingkungannya guna mendapatkan sumber daya yang perlu untuk memproduksi barang/jasa bagi konsumen dan klien. Dalam pengertian sederhana, para manajer mempunyai dua strategi umum yang dapat diambil dalam usaha untuk mengurangi ketidakpastian lingkungan. Yaitu:  Strategi internal Lingkungan tidak berubah, tetapi kecocokan antara organisasi dengan lingkungan ditingkatkan.  Strategi eksternal Usaha yang dimaksud benar-benar untuk mengubah lingkungan tersebut. Dengan menggunakan dikotomi internal-eksternal, kita dapat mengkategorisasikan sejumlah teknik untuk mengurangi ketidakpastian lingkungan. STRATEGI INTERNAL 1. Pilihan domain Tindakan paling komprehensif yang dapat diambil oleh manajemen jika menghadapi lingkungan yang tidak menguntungkan adalah dengan berpindah ke domain yang mempunyai ketidakpastian lingkungan lebih sedikit. Manajemen dapat memikirkan, misalnya untuk memasuki sebuah ceruk (niche) yang mempunyai saingan lebih sedikit/yang tidak kuat, rintangan yang menyebabkan pesaing tidak bisa masuk akibat biaya masuk yang tinggi, izin-izin resmi; pemasok yang banyak; tidak terdapatnya serikat buruh; pressure groups yang tinggi, dan sebagainya. 2. Rekrutmen Rekrutmen orang yang tepat dapat mengurangi pengaruh lingkungan terhadap organisasi. Praktek merekrut orang secara selektif untuk mengurangi ketidakpastian lingkungan cukup lazim dilakukan. Perusahaan menggaji eksekutif dari perusahaan pesaing untuk memperoleh informasi tentang rencana masa mendatang pesaing. 3. Pengamatan lingkungan Pengamatan lingkungan mensyaratkan penelitian yang cermat atas suatu lingkungan untuk mengidentifikasi tindakan para pesaing, pemerintah, serikat buruh, dan sebagainya, yang dapat mempengaruhi operasi organisasi.

‍‍‍

tolong dijadikan jawaban terbaik ya kak

[answer.2.content]